Ya Allah
Aku sangat mencintai Habibana
Aku selalu terbayang Raut wajahnya yang begitu sejuk
Tutur katanya yang begitu lembut
Keinginanku untuk bertemu Habibana usai sudah
Aku sangat berharap untuk bisa berjumpa secara langsung dengan Habibana
bisa duduk di antara para jamaah Majelis Rasullallah
mendengarkan Tausiah yang di sampaikan Habibana
membaca sholawat bersama-sama
Tapi....
kenapa begitu cepat Engkau memanggilnya Ya Allah
Hanya Do,a dan tetesan air mata menyaksikan kepergian Habibana dari balik layar kaca
kata hati ini tidak bisa di bohongi jika Diri ini begitu menyayangi sosok Ada'uilallah Habibana Munzir
sulit rasanya untuk merelakan kepergianya, sangat sulit menemukan sosok yang serupa
dengan Habibana
sebagai manusia biasa sangat sulit untuk menerima kepergian Habibana
tapi ini semua sudah menjadi kehendak-MU Ya Allah
"Kami mencintai Engkau Ya Habibana"
Aku sangat mencintai Habibana
Aku selalu terbayang Raut wajahnya yang begitu sejuk
Tutur katanya yang begitu lembut
Keinginanku untuk bertemu Habibana usai sudah
Aku sangat berharap untuk bisa berjumpa secara langsung dengan Habibana
bisa duduk di antara para jamaah Majelis Rasullallah
mendengarkan Tausiah yang di sampaikan Habibana
membaca sholawat bersama-sama
Tapi....
kenapa begitu cepat Engkau memanggilnya Ya Allah
Hanya Do,a dan tetesan air mata menyaksikan kepergian Habibana dari balik layar kaca
kata hati ini tidak bisa di bohongi jika Diri ini begitu menyayangi sosok Ada'uilallah Habibana Munzir
sulit rasanya untuk merelakan kepergianya, sangat sulit menemukan sosok yang serupa
dengan Habibana
sebagai manusia biasa sangat sulit untuk menerima kepergian Habibana
tapi ini semua sudah menjadi kehendak-MU Ya Allah
"Kami mencintai Engkau Ya Habibana"

No comments:
Post a Comment