Friday, January 20, 2017

Ajari aku untuk melepasmu

Aku pikir aku sudah menemukanmu
Aku sudah begitu yakin jika memang dirimulah takdir untukku, setiap detik, menit hari yang berlalu aku berdoa pada sang pemberi Cinta dengan keyakinan yang begitu mutlak bahwa suatu saat kau bisa memiliki rasa yang sama denganku. Tetapi waktu telah berganti doa-doa terus menggelayut Indah... karena aku hanya mampu mewujudkan cintaku pada sebuah doa. Aku begitu yakin kita akan di pertemukan Allah untuk saling memiliki rasa hingga aku benar-benar melihatmu tersenyum di depan mataku meski itu bukan sepenuhnya padaku, saat aku melihatmu lagi aku berharap kau pun sama tapi ternyata tidak, kau bahkan tidak tahu ada aku di sekitarmu. Begitupun saat bertemu lagi masih seperti itu kamu tidak pernah peduli. Mungkin aku harus menyadari jawaban doa untukku bahwa kau tercipta bukan untukku. Terkadang keyakinan memang mengalahkan  logika, hingga aku tak pernah berfikir jika ini hanya sebuah ujian kesabaran lagi untukku. Mungkinkah kupaksa dirimu untukku jika kau akan menjadi takdir orang lain, bukan aku. Kau memang tidak pernah mengerti, sekuat tenaga aku menjaga rasa ini hingga aku tahu, jika kau memang tidak pernah perduli denganku. Aku lupa siapa diriku yang sebenarnya..... pikiranku sendiri yang terus memaksaku bahwa kau peduli padaku, meski sebenarnya tidak demikian, aku sendirilah yang membuat diriku kecewa dan menangis. Mungkin akan ada lelaki terbaik yang menungguku begitupun dengan dirimu... meski sesak kurasakan ini tapi inilah yang terjadi. Kau tidak pernah peduli jika aku mencintaimu...
Wahai kau ajarai aku untuk benar-benar melepasmu. Sesungguhnya ini sangat sulit bagiku...

No comments:

Post a Comment