Thursday, January 19, 2017

Bukan traveler sejati

Mengenai traveling, jelas dong suka... siapa coba yg tidak suka mengeksplor berbagai tempat Indah dan menarik. Akan semakin membuat kita mensyukuri nikmat-Nya. Kita akan semakin terus  bersyukur setelah tahu betapa indahnya dunia ini. Kalau kita tidak bisa menjaga, kita termasuk tidak peduli dengan keindahan yang telah Allah berikan.  Dengan melakukan hal yang sepele saja seperti tidak merusak dan membuang sampah sembarangan, sederhana kan tapi kalau di jadikan kewajiban maka keindahan itu akan tetap terjaga dan Lestari. Aku sih bukan traveler sejati. Cuma suka  banget kalau lihat acara-acara televisi mengenai traveler, di hati tu pengen banget begitu. Bahkan aku pengen keliling dunia yang meninggalkan jejak islam seperti cordoba Spanyo, Turki dengan sejarah sang penakhluk Muhammad Al fatihnya. Ahh masih banyak lagi deh. Kalau soal ke meca madina itu sih kudu....
Tapi tetaplah aku bersyukur meskipun sekedar dengar cerita dan nonton di televisi mengenai traveler tadi. Di hati sih pengen banget bisa seperti mereka tapi mungkin Allah belum mengizinkan kali ya, jika Allah sudah berkehendak tidak perduli siapa aku insyaallah niat baik mah bakal ke wujud. Aku mah cuma ikutan bahagia kalau ada yang mewujudkan mimpiku mengeksplore Indonesia. Aku suka banget nanya-nanya gimana keseruan traveling, bahkan meledak untuk ikutan, sebenarnya cuma bercanda dan suka aja kl membahas traveling. karena itu sampe pernah komentarku di hapus, padahal cuma nulis ikutan menjelajah dong. Gitu doang ya Allah orang yang gak ada artinya seperti aku ni emang kudu membiasakan diri untuk gak dianggap. Jika secara logika di pikir mana mungkin aku serius, aku gak cukup bnyk uang kok, siapa tahu dengan sering ngomong ikut adalah sebuah do'a terus Allah Kasih izin buat aku. Aku berusaha faham dan mengerti dia, dia kan famous jaga image mungkin, lah aku siapa berani nulis begitu. Aku mencoba gak anggap itu lagi, masih aja aku nulis seperti itu  setiap membahas tentang perjalananya dengan tulisan yang sama"wah ikut dong" supaya obrolanya gak garing. Tapi lama-lama aku kasihan, dia sekuat tenaga mencari alasan untuk menolak, karena aku tahu dia itu baik, dia baik banget. Mungkin hatiku dan hatinya  tidak saling bicara jadi ya seperti ini padahal tidak sepenuhnya itu serius, aku memang tidak bisa seperti wanita-wanita yang berhasil dekat dan bisa  traveling sama dia.

Kau.... pria traveler yang shaleh aku hanya bisa bermimpi untuk kau sapa dan kau jadikan teman yang sesungguhnya apalagi bisa jadi istrimu.  Mencintaimu saja tidak cukup jika kamu mencintai yang lain, mungkin aku bukan bagian dari takdirmu. Semangattt ku doakan kau bisa memenuhi mimpimu untuk meninggalkan jejak ke tempat-tempat yang kau inginkan. 😊

No comments:

Post a Comment